Mengerahkan kemampuan Ro'yu dibawah naungan Waratsatul Anbiyaa'

.

Kesaksian Mantan Hindu "Tahlilan Bukan Dari Islam" ; Korban Brainwoshing Kalangan Wahhabi Akhirnya Minta Maaf

Tengah : Abdul 'Aziz - Mantan Pendeta Hindu
Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah. Kejadian ini merupakan pelajaran berharga bagi kaum Muslimin lainnya. Beredar sebuah video acara diskusi diyoutube dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=GvCGzLFTRlA. Didalam video yang diberi judul dengan Kesaksian Mantan Hindu - Tahlilan Bukan Dari Islam ini, nampak sebagai pembicara adalah Ustadz Afrokhi Abdul Ghani dan seorang mantan Hindu yang bernama Ustadz Abdul 'Aziz, Semoga Allah merahmati dan memberikan hidayah kepada keduanya, Amin. Hal yang di diskusikan memang sangat krusial dan  bisa memicu pergesekan antara umat Islam, sebab tahlilan sendiri yang menjadi inti pembahasan acara tersebut merupakan amaliyah umat Islam kebanyakan.

Afrokhi Abdul Ghani adalah penulis buku yang berjudul "BUKU PUTIH KIYAI NU" yang katanya juga pengasuh pondok pesantren "Rahmatullah" yang memiliki keberanian besar menentang arus ajaran para kiayi yang tidak sejalan dengan al-Qur'an dan As-Sunnah. Kiyai yang mengaku sebagai mantan kiayi NU ini pernah di datangi oleh Tim Sarkubiyah dengan dipimpin oleh KH. Thobary Syadzili bersama asatidz lainnya, namun ternyata tidak di temui. Hasil investigasi terhadap Afrokhi bisa di baca disini. Dan guna mengcounter kekeliruan buku yang di tulis Arfokhi tersebut, maka di terbitkan juga buku berjudul " MELURUSKAN KESALAHAN BUKU PUTIH KIAI NU (karya Afrokhi A. Ghoni) | Penulis: Tim FMPP (Forum Musy Pon.Pes. ) Pare Kedir [1].

Adapun Ustadz Abdul 'Aziz merupakan mantan hindu yang merupakan "korban" brainwoshing kalangan Wahhabi sehingga dalam tausiyahnya menjelek-jelekkan NU. Namun, Ustadz Abdul 'Aziz telah meminta maaf kepada warga NU karena tausiyahnya tersebut yang dilakukan di Masjid Bina Patra Cepu. Ia telah mengakui kesalahannya dalam menafsiri Al-Qur'an dan Hadits. Pengakuan tersebut dilakukan di hadapan Rahmatullah Muhammad Iwan Sa'adullah bahkan ia juga memiliki kesimpulan bahwa orang NU adalah benar serta ajarannya merupakan ajaran Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam dengan di lengkapi sanad dan silsilah keilmuan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa selama ini ia menafsiriAl-Qur'an dan Hadits dengan akalnya sendiri dan banyak salahnya.

Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin.

 Catatan Kaki :
[1.] Editor: Dafid Fuadi & LBM NU Jember | Penerbit: BINA ASWAJA Surabaya 2011 | Tebal: 299 hal |Harga : Rp. 42.000,- |Pemesanan menghubungi : Ust. Syafeq 087 853 372 523
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Kesaksian Mantan Hindu "Tahlilan Bukan Dari Islam" ; Korban Brainwoshing Kalangan Wahhabi Akhirnya Minta Maaf. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/kesaksian-mantan-hindu-tahlilan-bukan.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Ashhabur Ro'yi pada Kamis, 05 Mei 2011

NU Online

Suara Muslim

Media Islam

Thariqat Sarkubiyah