Home » All post
MP3 Islam Kajian Kitab Syafi'iyah At-Tibyan Al Nawawi

Posted
at Rabu, November 07, 2012
Read more
LOGO ORGANISASI KEBUDAYAAN DAN KESENIAN SAUDI ARABIA
LOGO ORGANISASI KEBUDAYAAN DAN KESENIAN SAUDI ARABIA
Dulu pernah dirayakan di Cabang Dammam.
Berita selengkapnya baca sendiri disini:
BERITA TIMES:
http://www.alkhobartimes.com/news.php?action=show&id=1001
Dulu pernah dirayakan di Cabang Dammam.
Berita selengkapnya baca sendiri disini:
BERITA TIMES:
http://www.alkhobartimes.com/news.php?action=show&id=1001
Posted
at Sabtu, Agustus 11, 2012
Read more
Universitas Imam Muhammad Bin Su’uud Islamiyah ; Syukuran Menyambut Raja Abdullah bin Abdul Aziz
Dalam perayaan syukuran atas kembalinya sang raja dari berobatnya, ada berbagai macam cara dan acara.
Tampak di gerbang Universitas ini gambar atau nombor plang Ucapan sambutan Selamat Datang Kembali bagi Sang Raja Abdullah Bin Abdul Aziz.
Dan juga tampak bunga bunga indah di depannya. Ini dilaporkan bahwa 1,5 juta bunga hidup yang sengaja ditanam untuk perayaan ini.
وستكون برامج الاحتفال في الجامعة ممتدة لأسبوع كامل، ومتنوعة ما بين فعاليات وبرامج ومسابقات، إضافة إلى تزيين الجامعة بصور خادم الحرمين حاملة عبارات الترحيب والوفاء
Acara ini digelar selama 1 minggu penuh.
Antara lain acara berbagai macam perlombaan, salah satunya adalah lomba menghias kampus dengan gambar gambar sang Raja.
Berikut berita selengkapnya:
http://www.alriyadh.com/2011/
02/23/article607429.htmlTampak di gerbang Universitas ini gambar atau nombor plang Ucapan sambutan Selamat Datang Kembali bagi Sang Raja Abdullah Bin Abdul Aziz.
Dan juga tampak bunga bunga indah di depannya. Ini dilaporkan bahwa 1,5 juta bunga hidup yang sengaja ditanam untuk perayaan ini.
وستكون برامج الاحتفال في الجامعة ممتدة لأسبوع كامل، ومتنوعة ما بين فعاليات وبرامج ومسابقات، إضافة إلى تزيين الجامعة بصور خادم الحرمين حاملة عبارات الترحيب والوفاء
Acara ini digelar selama 1 minggu penuh.
Antara lain acara berbagai macam perlombaan, salah satunya adalah lomba menghias kampus dengan gambar gambar sang Raja.
Berikut berita selengkapnya:
http://www.alriyadh.com/2011/
Posted
at Sabtu, Agustus 11, 2012
Read more
Kaum Wahabi Menghinakan Sahabat Nabi ; Jasad Sahabat Nabi Akibat Bom Salafy Ekstrimis
Ini jasad mulya Sahabat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alayhi wa Sallam
bernama Zuhair bin Qais yang ditinggalkan begitu saja setelah makamnya dibongkar oleh Wahabi di Libya
WASPADA TERHADAP WAHABI DI INDONESIA
BUKAN TIDAK MUNGKIN MEREKA AKAN MELAKUKAN HAL YANG SAMA TERHADAP MAKAM WALISONGO DAN MAKAM WALI-WALI YANG LAINNYA DI INDONESIA
MARI BERSATU !
BANGKIT MENGHADANG SEKTE WAHABI !
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=418582344859070&set=a.200208936696413.63043.151350748248899&type=1&relevant_count=1
Posted
at Kamis, Juli 12, 2012
Read more
Beginilah Cara Licik Misionaris Setan Wahabi Menyesatkan dan Menipu Umat Islam
WASPADALAH
SETAN-SETAN WAHABI DI KAMPUNG ANDA ...!!!!!
Ini adalah kisah nyata aksi misionaris Wahabi di sebuah kampun kecamatan Kelapa Gading. Ada 2 orang asing yang yakni MISIONARIS WAHABI dengan memakai celana cingkrang & berjenggot panjang, mereka datang ke sebuah kampung bernama Warung Jengkol dengan berpura-pura mencari masjid untuk Sholat.
Setelah Sholat mereka menaruh sebuah buku di Masjid yang ada di kampung tersebut, kemudian salah seorang jama'ah di masjid tersebut baca di buku tersebut.
Dibuku tersebut ada tulisan
"MILIK MASJID JAMI' AL-IKHLAS Rw. 013 Kp. Warung Jengkol Kel. Pegangsaan 2 Kec. Kelapa Gading Kota Madra Jakarta Utara, Pos 14250"
"Hanya Untuk Dibaca Disini .... !!! RODJA 756 AM menebar sunnah"
Bagi jama'ah disana, buku tersebut merupakansebuah penghinaan dan penipuan setan Wahabi, karena para DKM Masjid yang ada di Wilayah tersebut tidak menulis demikian,
Setan Misionaris Wahabi membuat seolah-olah tulisan tersebut yang ditulis oleh DKM Masjid yang ada di Kampung itu.
INI GAMBARNYA .. !!
Posted
at Senin, Juli 02, 2012
Read more
BID'AH AKBAR !! “Alhamdulillah wallahu akbar”, Ajaran Baru yang Diucapkan Ketika seseorang Meninggal


Uqbah bin Umair ra, suatu ketika menuturkan bahwa Rasulullah Shallahu alaihi wassalam, pergi ke kuburan Uhud. Rasulullah menshalati mereka, sesudah delapan tahun mereka dikuburkan seperti seorang yang mengucapkan kalimat perpisahan kepada orang-orang yang meninggal. Usai menshalati para pejuang Uhud itu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberikan nasehat, “Aku adalah pendahulu kalian dan saksi atas kalian. Tempat bertemu kalian adalah telaga, dan aku benar-benar melihatnya (telaga) dari tempatku berdiri ini. Aku tidak khawatir kalian akan syirik, akan tetapi aku khawatir kalian akan bersaing memperebutkan dunia”, Kemudian, Uqbah bin Umair menyatakan : “Itu adalah saat terakhir aku melihat dan memandang Rasulullah Shallahu alaihi wassalam”. (HR Bukhari 3736)
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku lebih dahulu wafat daripada kalian, dan aku menjadi saksi atas kalian, dan aku demi Allah, sungguh aku melihat telagaku sekarang, dan aku diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi atau kunci-kunci bumi, demi Allah, saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, namun yang aku khawatirkan atas kalian adalah kalian berlomba-loba mendapatkannya.” (HR Bukhari 6102) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku lebih dahulu wafat daripada kalian, dan aku menjadi saksi atas kalian, dan aku demi Allah, sungguh telah melihat telagaku sekarang, dan aku diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi atau kunci-kunci bumi. Demi Allah, saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, namun yang justru aku khawatirkan atas kalian adalah kalian bersaing terhadap kekayaan-kekayaan bumi.” (HR Bukhari 5946)
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku mendahului kalian ke telaga. Lebar telaga itu sejauh antara Ailah ke Juhfah. Aku tidak khawatir bahwa kalian akan kembali musyrik sepeninggalku. Tetapi yang aku takutkan ialah kamu terpengaruh oleh dunia. Kalian berlomba-lomba untuk mendapatkannya kemudian berbunuh-bunuhan, dan akhirnya kalian musnah seperti kemusnahan umat sebelum kalian”. (HR Muslim 4249)
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sungguh demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan dari kalian. Akan tetapi yang aku khawatirkan atas kalian adalah bila kalian telah dibukakan (harta) dunia sebagaimana telah dibukakan kepada orang-orang sebelum kalian lalu kalian berlomba-loba untuk memperebutkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba memperebutkannya sehingga harta dunia itu membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka.” (HR Bukhari 2924)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada kaum Anshar, “sepeninggalku nanti, akan kalian jumpai sikap atsarah (sikap egoism, individualisme, orang yang mementingkan dirinya sendiri dan kelompok). Maka bersabarlah kalian hingga kalian berjumpa denganku dan tempat yang dijanjikan untuk kalian adalah telaga al-Haudl (di surga)” . (HR Bukhari 3509)
Belum pernah kami mendengar ada manusia yang telah bersyahadat dan meninggal dunia kemudian diucapkan “Alhamdulillah wallahu akbar” kecuali dari situs http://arrahmah.com/read/2012/06/16/21002-alhamdulillah-wallahu-akbar-putra-mahkota-arab-saudi-dan-tangan-kanan-as-itu-meninggal-di-rs-jenewa.html
***** awal kutipan *****
Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan meninggalnya putra mahkota sekaligus mentri dalam negeri, pangeran Nayif bin Abdul Aziz Alu Su’ud, hari Sabtu (16/6/2012) ini. Ia diumumkan meninggal saat menjalani perawatan medis di luar negeri. Nayif bin Abdul Aziz secara rezmi diangkat menjadi putra mahkota Arab Saudi pada bulan Oktober 2011, menggantikan saudaranya Sultan bin Abdul Aziz yang meninggal saat menjalani perawatan medis di New York. Nayif bin Abdul Aziz merupakan mentri dalam negeri Arab Saudi seumur hidup, sejak ia diangkat pada 1975 M sampai saat ia meninggal hari ini, 2012. Hampir 40 tahun ia memegang jabatan tersebut. Nayif dikenal luas sebagai salah satu tokoh sentral pertemuan rutin para mentri dalam negeri negara-negara Arab. Reputasi dan spesialisasinya dalam menindas rakyat dan memberangus hak-hak rakyat demi mempertahankan kekuasaan rezim Arab Saudi sangat dikenal oleh dunia internasional. Selama masa jabatannya sebagai mentri dalam negeri Arab Saudi, Nayif telah menjebloskan ke dalam penjara lebih dari sepuluh ribu ulama, juru dakwah, mujahid, dosen dan mahasiswa meski mereka tidak melakukan tindak kejahatan apapun. Para tahanan tersebut ‘hanya’ mengkritik atau tidak menyetujui berbagai kebijakan pemerintah Arab Saudi yang zalim. Para tahanan tersebut mendekam di penjara-penjara khusus departemen dalam negeri selama rentang waktu yang sangat panjang, tanpa proses peradilan yang fair, dan mendapatkan siksaan yang sangat biadab. Banyak di antara mereka meninggal, buta, lumpuh atau cacat akibat beratnya siksaan dan lamanya penahanan. Begitu lamanya masa penahanan mereka sehingga banyak di antara mereka berusia lebih dari 80 tahun. Reputasi dan spesialisasi Nayif lainnya adalah bekerja sama secara aktif dengan FBI dan CIA dalam memburu dan memerangi mujahidin Arab Saudi, atas nama perang melawan terorisme. Tidak hanya dalam negeri Arab Saudi, Nayif juga mendalangi pengirimian pesawat-pesawat militer Arab Saudi yang membombardir mujahidin Anshar Al-Sharia di propinsi Abyan, Yaman Selatan. Pasca serangan 11 September 2011, Nayif menutup dan melarang yayasan-yayasan sosial Arab Saudi yang memberikan bantuan dana untuk orang-orang fakir, miskin, program pendidikan dan dakwah di negara-negara Afrika, Asia Tenggara, dan tempat-tempat lain yang membutuhkan bantuan. Aliansi penjajah salibis AS dan Barat beruntung memiliki sekutu, boneka setia dan jagal haus darah seperti Nayif. Kejahatan dan pengkhianatan Nayif terhadap umat Islam membuatnya dijuluki Khainul Haramain, sang pengkhianat dua tanah suci. Beberapa kali mujahidin Arab Saudi menargetkannya dalam beberapa operasi bom syahid, namun ia selalu lolos dari maut. Stasiun TV Arab Saudi, Al-Ikhbariyah, melaporkan bahwa Nayif meninggal saat menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Jenewa, Swiss. Al-Ikhbariyah juga melaporkan bahwa Nayif meninggalkan Arab Saudi sejak tanggal 26 Mei untuk pemeriksaan medis. Ia menjalani pemeriksaan dan perawatan medis di Cleveland, AS. Setelah merasakan kesehatannya pulih, Nayif menjalani liburan di Aljazair. Ia kembali menjalani perawatan medis di Swiss pasca liburan. Akhirnya nyawanya tidak tertolong. Sang musuh Islam dan sekutu aliansi salibis internasional itu akhirnya meninggal di Swiss. Jenazahnya akan dishalatkan di Masjidil Haram setelah shalat Magrib pada hari Ahad (17/6/2012). ***** akhir kutipan *****
Posted
at Senin, Juni 18, 2012
Read more
Si Pengeran Mati, Ulama Wahabi Bobok !!

Putra Mahkota Arab Saudi Meninggal Dunia
VIVAnews - Putra mahkota Arab Saudi, Nayef bin Abdulaziz, meninggal dunia. Calon pengganti Raja Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz, tersebut meninggal di Jenewa, Swiss.
Diberitakan laman CNN edisi Sabtu 16 Juni 2012, informasi ini didapat dari stasiun televisi setempat, Sabtu kemarin. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi Osama Nogali, jenazah Nayif akan tiba di Jeddah, Arab Saudi, hari ini 17 Juni 2012 dan akan dimakamkan setelah doa sore di Mekah.
"Ini berita yang mengejutkan. Kami semua tahu kesehatan dia memang lemah, tapi tetap kematian ini mengejutkan," kata Osama kepada CNN. "Kami belum tahu penyebab kematian dia."
Sementara Kantor Berita Saudi merilis pernyataan Royal Court, "Duka rakyat Saudi untuk Pangeran. Semoga Tuhan memberkati jiwanya dan membalas pengabdiannya untuk agama dan tanah air." Stasiun televisi negara Saudi pun menyiarkan pembacaan Al-Qur'an sebagai ungkapan berkabung untuk sang Pangeran.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama merilis pernyataan belasungkawa pada Sabtu waktu setempat. "Di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat dan Arab Saudi mengembangkan kemitraan yang kuat dan efektif dalam memerangi terorisme, yang telah menyelamatkan nyawa rakyat Amerika dan Saudi tak terhitung jumlahnya," kata Obama. Dia juga memuji Nayef untuk dukungannya atas kemitraan yang luas antara Arab Saudi dan Amerika Serikat.
Nayef diumumkan sebagai putra mahkota, Oktober tahun lalu, oleh kakaknya yang juga Raja Arab Saudi. Masih dari laman CNN, Nayef dikenal sebagai tokoh garis keras yang mendorong kembali al Qaeda.
Dia menjadi putra mahkota menggantikan Sultan bin Abdul Aziz yang meninggal dalam usia 86 tahun di rumah sakit New York karena menderita penyakit kanker usus.
Saat ditunjuk sebagai pemegang tahta Kerajaan Saudi Arabia, Nayef menjabat sebagai menteri dalam negeri. (eh)
Diberitakan laman CNN edisi Sabtu 16 Juni 2012, informasi ini didapat dari stasiun televisi setempat, Sabtu kemarin. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi Osama Nogali, jenazah Nayif akan tiba di Jeddah, Arab Saudi, hari ini 17 Juni 2012 dan akan dimakamkan setelah doa sore di Mekah.
"Ini berita yang mengejutkan. Kami semua tahu kesehatan dia memang lemah, tapi tetap kematian ini mengejutkan," kata Osama kepada CNN. "Kami belum tahu penyebab kematian dia."
Sementara Kantor Berita Saudi merilis pernyataan Royal Court, "Duka rakyat Saudi untuk Pangeran. Semoga Tuhan memberkati jiwanya dan membalas pengabdiannya untuk agama dan tanah air." Stasiun televisi negara Saudi pun menyiarkan pembacaan Al-Qur'an sebagai ungkapan berkabung untuk sang Pangeran.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama merilis pernyataan belasungkawa pada Sabtu waktu setempat. "Di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat dan Arab Saudi mengembangkan kemitraan yang kuat dan efektif dalam memerangi terorisme, yang telah menyelamatkan nyawa rakyat Amerika dan Saudi tak terhitung jumlahnya," kata Obama. Dia juga memuji Nayef untuk dukungannya atas kemitraan yang luas antara Arab Saudi dan Amerika Serikat.
Nayef diumumkan sebagai putra mahkota, Oktober tahun lalu, oleh kakaknya yang juga Raja Arab Saudi. Masih dari laman CNN, Nayef dikenal sebagai tokoh garis keras yang mendorong kembali al Qaeda.
Dia menjadi putra mahkota menggantikan Sultan bin Abdul Aziz yang meninggal dalam usia 86 tahun di rumah sakit New York karena menderita penyakit kanker usus.
Saat ditunjuk sebagai pemegang tahta Kerajaan Saudi Arabia, Nayef menjabat sebagai menteri dalam negeri. (eh)
Pangeran Nayef, Pewaris Tahta Saudi Meninggal Dunia
islampos.com—PUTRA Mahkota Arab Saudi, Pangeran Nayef bin Abdulaziz, dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu (16/6),Televisi Nasional Saudi melaporkan. Nayef menjadi perbincangan hangat kalangan internasional karena sebelumnya dia berencana untuk mendorong kembali organisasi Al-Qaeda.
Nayef, yang telah bergelar putra mahkota pada bulan Oktober 2011, adalah pewaris tahta kerajaan Saudi. Televisi nasional menyiarkan pembacaan Al-Qur’an sebagai ungkapan berkabung untuk sang pangeran, yang meninggal di Jenewa, Swiss.
“Hal ini sangat mengejutkan. Kami semua tahu kondisi kesehatan pangeran yang lemah, tetapi kematiannya sangat mengejutkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi, Osama Nogali kepada CNN. “Kami masih belum tahu alasan di balik kematiannya,” tambah Nogali.
“Jenazah Nayif rencananya akan tiba di Jeddah, Arab Saudi, pada hari Ahad (17/6) dan akan langsungn dimakamkan setelah doa sore di Mekkah,” kata Nogali.
Setelah prosesi pemakaman, Saudi akan melakukan masa berkabung selama tiga hari untuk menghormati Pangeran Nayef, kata seorang pejabat Saudi. [sm/islampos/cnn]
DIMANA MUFTI SAUDI ?
DIMANA SALAFY INDONESIA ?
LAGI BOBOK YA ... ?
LAGI BOBOK YA ... ?
Posted
at Senin, Juni 18, 2012
Read more
Gak Enak Tho Anti Maulid dan Tahlil ? Hidayat Nur Wahid Luruskan Fitnah Anti Maulid dan Anti Tahlil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dalam kunjungannya ke Tegal Parang malam tadi, Calon gubernur DKI nomor urut 4, Hidayat Nurwahid sempat meluruskan fitnah yang menyebut dirinya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 'antimaulid' dan 'antitahlil'.
Tuduhan dan fitnah itu sempat dialamatkan kepada Hidayat pekan lalu, Kamis (7/6) dari orang yang diduga oknum petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, di wilayah Kampung Kandang, Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan.
Pelaku meneriakkan 'PKS antimaulid, PKS antitahlil' dengan pengeras suara dengan mobil suku Dinsos, DKI Jakarta. Namun menurut Hidayat, tuduhan tersebut sangat tidak beralasan karena dirinya kerap menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sahabat Hidayat, Soleh Rahmani yang juga tokoh masyarakat Mampang mengungkapkan, walaupun berbeda aktivitas, dirinya dan Hidayat tetap menekuni jalan dakwah.
"Sekarang, saya dan Ustadz Hidayat tetap sama-sama memperjuangkan dakwah, namun cara dan jalannya agak berbeda," ungkap Soleh yang juga sempat belajar bersama Hidayat di Madinah, Arab Saudi, Selasa (13/6).
Soleh juga menyampaikan harapan agar Hidayat bisa berhasil dalam pemilukada Juli mendatang, karena diharapkan kemenangan tersebut akan sangat membantu perjuangan dakwah.
Menjaga Etika
Menanggapi peristiwa yang diduga bagian dari kampanye hitam itu, Cagub Hidayat Nur Wahid hanya bisa mengelus dada. Dia sangat menyayangkan fitnah-fitnah seperti itu masih saja terus dikembangkan untuk kepentingan politik sesaat.
“Fitnah seperti itu biasanya muncul menjelang Pemilu atau Pilkada. Itu bukan barang baru. Tetapi yang saya sayangkan hal itu bisa terjadi juga di Jakarta,” ujar dia beberapa waktu lalu.
Hidayat berharap, semua pihak tidak mengembangkan fitnah untuk mencapai tujuan tertentu. Karena hal itu bukan saja bertentangan dengan semangat demokrasi, tetapi juga dilarang keras dalam agama.
“Kasihan masyarakat jika selalu disuguhi dengan fitnah dan beragam kebohongan hanya karena tujuan politik. Ini sangat tidak sehat di era demokrasi seperti sekarang,” imbuh Hidaya.
Dia berharap, masyarakat tidak terprovokasi dengan kampaye hitam dan fitnah-fitnah yang disebarkan untuk kepentingan kelompok atau kandidat tertentu.
“Saya kira masyarakat Jakarta cukup cerdas untuk memilih dan memilah, mana informasi yang fitnah, mana informasi sampah, dan mana informasi yang benar,” urai Hidayat.
Sebagai tindak lanjut dari kejadian itu, pihak Hidayat Didik akan melaporkan hal itu kepada Panwaslu DKI Jakarta. “Jika ada aparat yang terlibat kita akan minta supaya yang bersangkutan ditindak tegas,” katanya lagi.
Posted
at Minggu, Juni 17, 2012
Read more
Ulama Wahabi Itu Amoral : "Meninggalnya Pangeran Nayef (Saudi Arabia), lebih menyakitkan dari pada wafatnya Rasulullah "
WAHABI KURANG AJAR;
Pernyataan Ulama Wahabi Saudi Arabia, atas meninggalnya Pangeran Nayef (Saudi Arabia), lebih menyakitkan dari pada wafatnya Rasulullah SAW."
Kita berlindung dari kepada Allah SWT dari keburukan setan dan keburukan kaum Wahabi
Posted
at Minggu, Juni 17, 2012
Read more
Cium Tangan Bid'ah ? Ini Kelakukan Wahhabi, Mana Ulama dan Ustadz Wahhabi Itu ?
Posted
at Minggu, Juni 17, 2012
Read more
Tanggapan Untuk Republika.co.id : Salafiyah, Satu Istilah dengan Pengertian Berbeda

Oleh H Abdul Fatah Yasran *
Pada harian Republika, Ahad, 17 Juli 2011, tulisan Heri Rustan pada berbagai halaman Islam digest, mulai halaman B1 dengan judul Gerakan Salafiyah dan B6 dan B7 dengan judul yang berbeda-beda, tapi isinya hampir sama, mendorong untuk ditulis tentang Salafiyah yang pengertiaannya tidak sama dengan apa yang ditulis dalam harian tersebut.
Apa yang ditulis dalam harian tersebut adalah Salafiyah versi Wahaby, atau Salafiyah Wahabiyyah, orangnya disebut salafy wahaby, Orang tersebut tampamgnya kelihatan santun, alim, berjenggot, kalau pakai celana, sarung cingkrang, sehingga ada orang yang mengatakan Islam Jenggot. (Perlu saya sampaikan disini bahwa berjenggot dan celana cekak itu memang sunnah Rosul) Mereka senang sholat berjama`ah di belakang kita orang orang–orang nahdliyyin di masjid, di musholla dan mereka aktif sekali, meskipun ada perbedaan, antara lain kalau kita qunut kita mengangkat tangan, mereka tidak mengangkat tangan, kalau kita wiridan dengan suara keras mereka tidak, dan kalau kita setelah wiridan berdoa`mereka bubar tidak mau berdoa. Ingat bila kita lengah mengurus musholla, mesjid kita, yang mereka tadinya hanya berjama`ah, ada kesempatan, mereka akan menjadi imam, dan seterusnya bisa akan menguasai masjid, musholla kita, menurut aturan mereka.
Hal ini sudah banyak terjadi diberbagai daerah dan tempat. Sehingga ada sebutan mereka “pemakan masjid”. Para muballigh mereka dapat ditandai selalu menyampaikan ada yang jelas dan yang samar-samar tentang syirik, musyrik, khurofat, takhayul, bid`ah, bid`ah dlolalah. Baik berbentuk ayat-ayat Al Qur`an maupun khadist atau keterangan penjelasan, sampai sampai pada acara walimah/aqad nikah mereka menyampaikan kata-kata itu, walaupun tidak sesuai. Volume Suara dan nadanya keras melengking, berbeda dengan orang-orang nahdliyyin umumnya yang disampaikan fadlo`ilil a`mal dan disesuaikan dengan acaranya, sering diselingi humur-humor yang mencerahkan suasana. Mereka menamakan dirinya salafy, tetapi salafi wahaby, bukan kita, mereka emoh (tidak mau) muludan katanya itu bid`ah, setiap bid`ah dlolalah, emoh pula tahlilan katanya percuma pahalanya tidak sampai kepada si mayit, emoh pula ziarah qubur, tawassul katanya syirik.
Disebut salafy wahaby karena ajaran mereka dari Muhammad bin Abdul Wahab, yang ajarannya didukung dan dibiayai dari dulu sampai sekarang oleh Kerajaan Saudi Arabia. Kerajaan Saudilah yang menghancurkan dan merobohkan tempat-tempat bersejarah Islam di Hijaz, meratakan kuburan-kuburan para Au`liya, para sahabat nabi dengan alasan tempat-tempat kesyirikan, bahkan sampai-sampainya kuburan Rasullullah Muhammad Saw dan kedua sahabatnya Sayyidina Abu Bakar Sidiq dan Sayyidina Umar akan dihancurkan pula. Tapi Alhamdulillah kita besyukur bahwa kuburan Rasulullah Muhammad Saw dan kedua sahabatnya masih ada sampai sekarang, tidak jadi diratakan, berkat perjuangan tim Hijaz yang dipimpin oleh KH Abdul Wahab Hasbullah utusan dari Nahdlatul Ulama, menemui Raja Saudi memohon agar kuburan Nabi Muhammad Saw dan kedua sahabatnya tidak diratakan, dan amalan ibadah menurut Mazahibil Arba`ah tetap bisa dilaksanakan di Masjidil Harom dan Masjid Nabawy. Permohonan itu sebagian diterima, mengingat yang mengirim tim ini dari Nahdlatul Ulama (artinya kebangkitan para ulama)
Kaum Wahaby menghancurkan kuburan-kuburan para Au`lia para sahabat, bahkan tempat-tempat bersejarah Islam seperti tempat Sayyidatina Khodijah sekarang ini dijadikan toilet Masjidil Haram, rumah kelahiran nabi akan pula dihancurkan, tetapi takut dengan dunia Islam, untuk mengelabuhi menjadikannya maktabah/perpustakaan, tetapi mengapa ditutup terus dan dijaga ketat oleh askar Sa`udy. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, kemudian para sahabat, tabi`in dan seterusnya berabad-abad bangunan-bangunan itu dipelihara dengan baik, dan aman tidak dihancurkannya. Pada zaman Rosul pada waktu fatkhu Makkah yang dihancurkan adalah berhala berhala yang menglilingi Ka`bah. Mereka telah melakukan bid`ah besar-besaran dan berbahaya meskipun katanya mereka anti bid`ah.
Pengertian Salafiyah menurut etimologi berdasarkan kamus Al Misbakhul Munir dari kata dasar (masdar) سلوف , wazan قعد يقعد قعودا isim fa`ilnya سالف jama`nya سلف atau سلاف di kamus Al Munjid dari kata dasar (masdar) سلف , سلف يسلف سلفا artinya telah berlalu dan selesai, orang-orang dulu/lama, dari kata salaf mendapat tambahan ya` nisbah (ya` artinya golongan) sehingga menjadi kata salafy, kalau kata yang sebelumnya mu`annats, maka ditambah ta` ta`nits sehingga menjadi salafiyah contoh : المدرسة السلفية - المؤسسة السلفية - المعهد السلفي الشافعي
Kalau kita biasanya sering menyebut salaf dengan dengan assalafus sholih, artinya orang- orang dulu yang baik, itu yang kita ikuti ajaran dan perilaku mereka.
Pengertian salaf dan kholaf
Mazhab ulama Salaf adalah ajaran ulama yang hidup pada abad ke 3 ke bawah dari hijriyah tentang ayat-ayat musytabihaat dan hadist-hadist musytabihaat, ayat atau hadist yang seakan-akan Allah menyerupai dengan mahluk. Ulama Salaf menyerahkan pengertian itu pada teks bunyi ayat/hadist itu dengan syarat bahwa pengertian itu tidak menyerupai mahluk. Memang Allah SWT mempunyai sifat wajib aqly mukholafatu lilkhawadisti artinya bahwa Allah SWT secara akal tidak sama dengan mahluknya. Dan firman Allah sendiri dalam Al Qur`an surat Assyura ayat 11: ليس كمثله شئ وهو السميع البصير artinya : tidak ada sesuatu yang menyerupai Allah dan Dia maha mendengar dan maha melihat. Ayat-ayat musytabihaat dan hadist-hadist musytabihat antara lain pada surat Thoha ayat 5 : الرحمن على العرش استوى arti tekstualnya : Tuhan yang maha pengasih menempati di atas arsy. Ulama Salaf memahami pengertian menempati ya menempati, tetapi bagaimana menempatinya Allah tidak sama dengan mahluk, kita tidak boleh membayangkannya. Ayat musytabihat lagi misalnya pada surat Al Fatkh ayat 10 : يد الله فوق أيديهم arti tekstualnya : Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka. Ulama salaf mengartikan tangan ya tangan tetapi tidak menyamai dengan tangan mahluk, kita tidak boleh membayangkannya, kita serahkan pengertian itu sepenuhnya kepada Allah Swt.
Berbeda dengan ulama kholaf yaitu ulama usul yang hidup pada abad ke 3 ke atas. Ulama kholaf menguatirkan kalau pengertian itu apa adanya, bisa bisa orang awam memahaminya salah, akhirnya menyamakannya dengan makhluk, karena itu ulama kholaf menta`wil/memindahkan arti yang sebenarnya dengan arti lain. Seperti pada إستوى pada surat Thoha ayat 5 dita`wil dengan إستولى yang artinya menguasai, sehingga ayat tadi artinya : Tuhan yang maha pengasih menguasai di atas arsy. Begitu pula pada ayat 10 surat Al Fatkh يد dita`wil dari arti tangan menjadi قدرة artinya kekuasaan sehingga artinya kekuasaan Allah berada di atas kekuasaan-kekuasaan mereka. Penta`wilan semacam ini memang biasa berlaku pada bahasa Arab. Sebagaimana diterangkan dalam ilmu Al Balaghoh khususnya pada Al Bayan Al Ma`any. Masih banyak ayat-ayat/hadist-hadist musytabihat yang lain, tadi sebagai contoh. Kedua golongan ulama ini, Kholaf dan Salaf dalam usuluddin termasuk Ahlussunnah wal Jama`ah.
Salafiyah identik d Nahdlatul Ulama
Banyak para ulama/kyai/haba`ib menyebut Salafiyyah yang dimaksud adalah Ahlussunnah wal jama`ah. Seperti Yayasan Pendidikan Salafiyah. Maksudnya bahwa yayasan itu mengelola pendidikan yang berdasarkan ajaran Islam ahlussunnah wal jama`ah. Yaitu ajaran Islam yang mendasarkan ajarannya bersumber kepada : Al Qur`an, Hadist, ijma`dan qiyas. Dalam memahami sumber- sumber tadi dalam beraqidah mengikuti pola pikir Imam Abu Hasan Al Asy`ary dan Imam Abu Mansur Al Maturidy, dalam fiqih mengikuti hasil ijtihad salah satu dari empat madzhab ; Imam Abu Khanifah, Imam Malik, Imam Syafi`i dan Imam Ahmad bin Hambal. Di bidang tasawwuf mengikuti antara lain Imam Ghozali dan Imam Junaid Al Baghdady serta imam-imam yang lain. Dengan demikian Salafiyah di sini tidak sama dengan salafiyah yang ditulis oleh Heri Rustan pada harian Republika tanggal : 17 juli 2011 yang katanya emoh madzhab, tidak boleh taklid.
Demikian pula kata Salafiyyah identik dengan Nahdlatul Ulama, yang juga sama pengertiannya dengan Ahlussunnah wal Jama`ah, Cuma bedanya kalau Ahlussunnah wal Ja ma`ah itu mendunia (kata yang dipakai di internasional ) tapi NU dipakai di Indonesia saja, meskipun NU juga punya cabang-cabang istimewa di luar negeri. Kata Salafiyah sama dengan NU. Khususnya pada tahun 1960 an, saat NU menjadi partai politik, dan ada larangan pemerintah partai politik tidak boleh mempunyai lembaga pendidikan formal. Maka tidak sedikit madrasah/sekolah yang bernama NU berubah menjadi salafiyah. Seperti MINU dari berbagai daerah berubah menjadi MIS (Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah) atau MSI (Madrasah Salafiyah Ibtidaiyah). Tapi tidak semua kata NU di belakang sekolah berubah menjadi Salafiyah, ada yang berubah dengan mengambil tokoh-tokoh NU, seperti SMP NU berubah menjadi SMP Wahid Hasyim, SMA NU berubah menjadi SMA Hasyim Asy`ari. SD NU berubah menjadi SD Gusdur. Ada pula perubahan NU dengan mengambil lambang NU. Misalnya MTs Bintang Sembilan. SMK 45. Dan lain sebagainya. Tetapi sa`at ini banyak pula yang kembali nama NU diletakkan dibelakang nama sekolah/madrasah, seperti di Kabupaten Kendal, Kudus Jawa Tengah. Dari RA sampai MA dari SD sampai SMA/SMK menggunakan nama Nahdlatul Ulama.
Bisa juga ada perbedaan antara nama sekolah yang diberi nama Salafiyah dan NU, Kalau sekolah yang didirikan dengan nama Salafiyah adalah sekolah yang didirikan dan diurus oleh orang–orang NU dan juga ajaran agamanya seperti NU tapi tidak ada hubungan struktural dengan Jam`iyah NU, beda dengan sekolah/madrasah yang diberi nama NU mungkin dan kebanyakan ada hubungan dengan sruktural kelembagaan NU, misalnya SMP NU itu didirikan oleh ranting NU kelurahan anu. SMK NU itu didirikan dan diurus oleh PCNU Kota Pekalongan. Jadi Yayasan Salafiyah kita, MA Salafiyah Pekalongan, SMP Salafiyah Pekalongan, Madrasah Salafiyah Ibtidaiyah kita, ajaran agama Islamnya sesuai dengan Ahlussunnah wal jama`ah dan sama dengan Nahdlatul Ulama secara kultural.
Nama salaf terkadang dipakai di belakang kata kitab seperti pondok pesantren itu semuanya menggunakan kitab-kitab salaf, artinya bahwa kitab-kitab yang dipakai susunan dan karangan ulama ulama yang berdasarkan Ahlussunah, dan kitabnya berbahasa Arab dengan tidak bersyakal (harokat)
Istilah salafiyah oleh pemerintah.
Istilah Salafiyah juga dipakai oleh pemerintah dalam aturan tertentu, punya arti yang lain lagi seperti pada SKB (surat keputusan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama no : 1/U/KB/2000 dan no MA/86/2000 tentang Pondok Pesantren Salafiyah sebagai Pola Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun. Pengertian Pondok Pesantren Salafiyah disini maksudnya pondok pesantren yang tidak mempunyai lembaga pendidikan formal, seperti SD/MI, SMP/Mts. SMA/MA dan SMK/MAK. Pada Ponpes Salafiyah di Madrasah Diniyyah tingkat ula (dasar) disamakan dengan SD/MI dan pada tingkat wustho (menengah) disamakan dengan SMP/MTs sebagai bagian dari pola wajib belajar Pendidikan Dasar 9 tahun, menerima bantuan operasional sekolah (BOS).
* Ketua Yayasan Salafiyah Pekalongan juga salah satu Wakil Rais PCNU Kota Pekalongan periode 2007 - 2012
Posted
at Selasa, Maret 27, 2012
Read more






