Imam asy-Syafi’i rahimahullah didalam kitab al-Umm mengatakan bahwa ada 5 malam yang apabila berdo’a dimalam tersebut akan di kabulkan yaitu
1. Malam Jum’at,
2. Malam ‘idul Fitri,
3. Malam ‘idul Adlhaa,
4. Malam pertama bulan Rajab,
5. Malam nishfu Sya’ban.
Beliau juga menganjurkan untuk berdo'a dimalam-malam tersebut.
روضة الطالبين وعمدة المفتين, جـ 2 صـ 75.
قال الشافعي رحمه الله وبلغنا أن الدعاء يستجاب في خمس ليال. ليلة الجمعة والعيدين وأول رجب ونصف شعبان قال الشافعي وأستحب كل ما حكيته في...
Home » Archive for November 2010
5 Malam Yang Apabila Berdo'a Mustajab, kata Imam asy-Syafi'i

Posted
at Selasa, November 23, 2010,
Add Comment
Read more
Hadits Qudsi : Luasnya Ampunan & Kasih Sayang Allah

Allah Subhanahu wa Ta’alaa berfirman dalam sebuah hadits qudsi,
يا عبادي إني حرمت الظلم على نفسي وجعلته بينكم محرما فلا تظالموا
Wahai hamba-hamba-Ku…, sesungguhnya Aku mengharamkan berbuat dlalim (atas) diri-Ku dan aku juga mengharamkan pula ...diantara kalian maka janganlahkan kalian berbuat aniaya (dlalim),
يا عبادي كلكم ضال إلا من هديته فاستهدوني أهدكم
Wahai hamba-hamba-Ku…, sesungguhnya kalian semua adalah sesat kecuali mereka yang Aku beri hidayah maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya...
Posted
at Selasa, November 23, 2010,
Add Comment
Read more
Sekilas Rambu-Rambu "Istiqamah" Dalam Madzhab Syafi'i

القديم أيضا أن أقلهم اثنا عشر اهـ ثم إن تقليد القول القديم أولى من تقليد المخالف لأنه يحتاج أن يراعي مذهب المقلد بفتح اللام في الوضوء والغسل وبقية الشروط، وهذا يعسر على غير العارف، فالتمسك بأقوال الإمام الضعيفة أولى من الخروج إلى المذهب الآخر.
"taqlid (mengikuti) pendapat qoul qodim itu lebih baik dari pada mengikuti madzab yang berbeda dengan (madzabnya). Karena itu memerlukan menjaga madzab yang diikutinya. Dalam wudlu, mandi dan semua syarat-syarat. Hal ini sulit bagi selain yang mengetahui....
Posted
at Selasa, November 23, 2010,
Add Comment
Read more
Hukum Melafadzkan Niat ; Menurut Jumhur 'Ulama Adalah Sunnah

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Melafadzkan niat sudah masyhur dikalangan masyarakat, hal ini bukan tanpa dasar tapi karena memang memiliki landasan dalam ilmu fiqh. Contoh melafadzkan niat adalah membaca “ushulli fardhush shubhi rak’atayni mustaqbilal kiblati ada’an lillahi ta’ala”. Dicontohkan dalam kitab Al-Fiqhu ‘alaa Madzhibil Arba’ah,
كأن يقول بلسانه أصلي فرض الظهر مثلاً، لأن في ذلك تنبيهاً للقلب، فلو نوى بقلبه صلاة الظهر
“seumpama mengatakan dengan lisannya,...
Posted
at Selasa, November 23, 2010,
24 Comments
Read more
Budaya Selamatan Setelah Kematian (Tahlil) Dalam Tinjauan

Budaya selamatan setelah hari kematian seseorang dengan tahlilan dan walimahan—baik dalam 7 hari, 40 hari, 100 hari atau 1000 hari—adalah salah satu daya mayoritas masyarakat kaum Muslim di Indonesia yang sangat diingkari oleh sebagian kaum Muslimin lainnya seperti oleh kaum Wahhabi dan yang sefaham dengannya serta dituduh sebagai budaya bid’ah dan sesat.
Berbagai buku yang bermuatan kritik dan hinaan terhadap budaya tersebut banyak ditulis oleh orang-orang menisbatkan dirinya penganut faham salaf...
Posted
at Senin, November 22, 2010,
Add Comment
Read more